Wellcome!

Anda memasuki dunia aneh. Siapkan diri sebelum memulai. Jika tidak kuat, di sebelah sana ada kamera, juga di sebelah sini. Lambaikan tangan Anda dan kami akan segera menjemput.

Friday, 31 January 2014

Fenomena Perut Manusia

Sakit perut biasa terjadi pada orang dewasa atau anak-anak. Tingkat keparahannya tergantung dari apa penyebabnya dan bagaimana pola hidup si penderita. Mulai dari makanan sampai kebiasaan paling kecil seperti nyemilin tomcat, sangat berpengaruh bagi kondisi kesehatan perut kita.

Pada umumnya sakit perut didefinisikan atau lebih tepatnya diidentikkan dg buang air besar. Bicara soal buang air besar (jangan negatif thinking dulu), saya menemukan fenomena yang cukup mencengangkan, atau mungkin menyebalkan. Biasanya saat kita akan bepergian jauh, guna berjaga-jaga, sebelum berangkat beberapa dari kita pasti menyempatkan utk membuang kotoran tsb di toilet rumah (hayoo ngaku...). Itu wajar karena siapa tau di tempat yg kita tuju nanti semua toiletnya mampet, di hotel bintang lima pula, banyak cewek cakep pula, model majalah terkenal pula. Apa jadinya kalau "harta karun" itu mengumpul di celana di waktu dan tempat yang sangat tidak tepat itu? Naudzubillah!

Tapi anehnya jika kita mengambil sikap siap siaga seperti itu biasanya perut tak mau diajak kompromi. Dengan kata lain saat kita ingin sekarang juga membuang kotoran itu pasti tak akan bisa kecuali minum obat pencuci mulut, eh pencuci perut terlebih dulu. Akan tetapi yang paling menjengkelkan, terutama bagi para eksekutif muda, adalah di saat panggilan alam itu tidak diharapkan kedatangannya, malah datang secara misterius dan mendadak. Perut melilit, konsentrasi pecah berserakan sampai tak bisa lagi membedakan Mpok Nori dan Luna Maya, padahal saat itu sedang enak ngobrol sama klien guna membahas proyek dua triliyun demi kemaslahatan umat. Kurang ajar betul!

Itulah dua fenomena unik sakit perut. Lalu kenapa sakit perut kurang tepat jika diidentikkan dg buang hajat? Karena sebenarnya penyakit ini juga berhubungan dengan kondisi keuangan dan batin seseorang. Berikut penyebab umum orang dapat terjangkit sakit perut.
1. Panggilan alam
2. Lapar
3. Cemas, sebab akan bertemu calon mertua yang galak dan matre
4. Galau, cicilan motor nunggak dua bulan

*catatan lama: 1 Mei 2012

Deretan Profesi di Indonesia menurut Dedikasi, Resiko, dan Kegunaannya'

Setelah melakukan penelitian rahasia selama dua tahun, akhirnya kutemukan deretan profesi unik di Indonesia. Sebenarnya ada banyak, tapi karena takut terlalu banyak dan yg membaca jadi bosan, maka kusaring kembali hingga menjadi tujuh jenis profesi.

1.Profesi yang berjasa bagi banyak orang :
guru, petani, nelayan, bidan.

2.Profesi yang bermodalkan nyali besar :
penjaga museum, juru kunci makam keramat, sopir mobil jenazah, tukang sedot WC.

3.Profesi yang patut diberi penghargaan :
sinden, pembuat wayang kulit, atlet angkat besi, pencipta lagu.

4.Profesi yang jarang dipedulikan pemerintah :
pedagang asongan, penjaga WC umum, pengamen jalanan, tukang reparasi payung.

5.Profesi yang menuntut konsentrasi tinggi :
pilot, pembalap, pembaca berita, sopir truk.

6.Profesi yang mempertaruhkan keselamatan diri sendiri :
tim SAR, pemadam kebakaran, pawang buaya, tukang gali sumur.

Dan yang terakhir ini agak sedikit sensitif. Maka kusarankan bagi siapapun yg membaca bagian ini utk tidak berisik demi menjaga rahasia bersama.

7.Profesi yg patut dicurigai :
produser film, hakim, penerbit buku, pengatur lalu lintas dalam negeri.

*Catatan Lama: 27 April 2012

Tujuh Cara Atasi Masalah dengan Masalah

1.Jika kau ingin pergi, tiba-tiba sandalmu hilang tak tahu rimbanya, segeralah ke kantor polisi dan bilang, "Tolong ada kasus pencurian sandal!"

2.Jika kau tiba-tiba diculik oleh penjahat kejam tak berperasaan, dan ia minta uang tebusan ratusan juta rupiah, bilang saja "Aku bukan petinggi negara!"

3.Jika kau berlibur di Bali dan ketemu turis dari Uruguay yang bertanya tentang negeri ini, bilang saja, "Makanan pokok di negara Anda setahu saya daging sapi, tapi kalo di negara kami tiap hari makan janji..."

4.Jika kau ke rumah sakit sementara isi dompet terbatas, bilang saja "Suster, saya ini keluarganya Presiden. Apa harus bayar juga?"

5.Jika kau dalam keadaan terdesak hingga dengan terpaksa harus buang hajat di sebuah jamban yang air sungainya telah mengering, kemudian seseorang menegurmu, "Hei, itu jamban sudah nggak dipake! Malah kotor semua nanti!"
Bilang saja, "Aku bukan anggota DPR!"

6.Jika kau naik kereta ekonomi jurusan Stasiun Gubeng-Senen, lalu bertemu dengan Presiden, bilang saja "Apa aku sedang bermimpi?"

7.Dan jika kau menemukan dompet milik orang asing, seperti nasehat ayahku, "Segera kembalikan. Kasihan orangnya..."

NB  : Bagi yg merasa tersinggung dengan tulisan saya, jangan protes pada orang yg kehilangan sandal, pada turis Uruguay, atau pada penemu jamban. Proteslah pada diri Anda sendiri, atau lebih baik diam. Saya hanya menulis berdasarkan fakta.Terima kasih.

*Catatan lama: 21 Februari 2012

"Tahap-Tahap dalam Hidup Seorang Warga Negara RI"

1.Waktu aku masih kecil, aku sering dengar orang berkata,
''Ciluuk..Ba..''
#aku hanya bisa tertawa-

2.Saat masuk TK, aku sering dengar orang berkata,
''Nggak boleh nakal, ya?''
#aku tetap nakal lagi-
...
3.Masuk masa puber, aku sering dengar orang berkata,
''Belajar yang rajin biar cita-cita tercapai!''
#aku semakin bandel-

4.Lalu saat dewasa, aku sering dengar orang berkata,
''LANJUTKAN!''
#aku hanya bisa berpikir: 'Apanya yg diLANJUTKAN?
Kesejahteraan Para Petinggi Negara dan Keluarganya?
Atau budaya korupsinya?'-

Catatan lama: 13 Februari 2012

Petuah Cinta dari Gelembung Sabun

Cinta itu tak ubahnya gelembung sabun bagi seorang anak kecil. Saat dia bermain, meniup-niup ujung sedotan dengan mulut mungilnya, gelembung-gelembung itu pun bermunculan, membuat hati setiap anak yang melihatnya bahagia, damai. Namun sebentar kemudian hilang, menyatu di udara. Tak bersedih anak itu, ditiupnya kembali, lebih keras agar gelembungnya semakin banyak. Begitu seterusnya.

Begitu juga cinta. Meski telah berulang kali membuat hati kasmaran hancur, meski telah beribu kali membuat hati yang tulus terluka, tapi kekuatan cinta itu sendiri masih tetap ada, masih meluap-luap dalam hati jutaan umat manusia.

Maka beruntunglah mereka yang berani pada segala kemungkinan tentang cinta dan mereka yang tetap percaya akan kekuatan cinta!

*Catatan lama: 27 April 2012

Monday, 6 January 2014

[Cerpen]: Cipluk & Bapak Pemimpin


Oleh: Ken Hanggara*
Sudah sejak lama aku melihatnya bak sebutir salju di musim kemarau. Dialah sosok pemimpin yang amat kukagumi, pemimpin kami. Segala tugas yang diamanahkan padanya, dikerjakan dengan sebaik-baiknya. Tentulah kenyataan ini membuatku senang. Selama ini, menurutku tugas pemimpin merupakan satu hal yang sangat berat. Tak terbayang jika aku yang disuruh menjadi pemimpin. Bisa-bisa aku tak tahan. Sebab mataku tak biasa melihat uang dalam jumlah yang banyak.